Diam di Masjid Menunggu Rezeki, Imam Ahmad: Bodoh

Dalam sebuah kesempatan, Imam Ahmad bin Hanbal dimintai pendapat mengenai orang yang diam di rumah atau di masjid seraya berkata “Aku tidak akan melakukan pekerjaan apa pun sampai rezeki itu datang kepadaku.”

Terhadap orang yang hanya menunggu rezeki datang dari langit tersebut, Imam Ahmad bin Hanbal mengatakan bahwa orang tersebut bodoh dan tidak mengerti sunah Nabi SAW. “Ini adalah orang yang tidak punya wawasan,” kata Imam Ahmad.

Murid Imam Syafi’i itu kemudian mengutip hadits berikut:

إِنَّ اللَّهَ جَعَلَ رِزْقِي تَحْتَ ظِلِّ رُمْحِي

Artinya: “Allah menjadikan rizkiku di bawah bayang-bayang tombakku.”

Ia juga mengutip hadits Nabi SAW mengenai burung-burung yang keluar dari sarangnya:

تغذو خِمَاصًا وَتَرُوحُ بِطَانًا

Artinya: “Burung-burung itu memasuki pagi hari dalam keadaan perut kosong dan pulang kembali dalam keadaan kenyang.”

Salah satu Imam Madzhab di bidang fikih itu kemudian menjelaskan bahwa burung-burung keluar dari sarangnya di pagi hari untuk mencari penghidupan sehingga pulang kembali ke sarangnya dalam keadaan kenyang. Demikian juga dengan para Shahabat Nabi, mereka berdagang di daratan dan di lautan, dan bekerja di kebun-kebun mereka.

Selamat bekerja. Wallâhu a’lam. (SoulKajian)

Referensi:
Ibn Hajar al-‘Asqalâni, Fath al-Bâri Syarh Shahîh al-Bukhârî
Badr ad-Dîn al-‘Ainî, ‘Umdah al-Qârî Syarh Shahîh al-Bukhârî