KH Luqman: Pasangan Hidup adalah Ayat Allah Yang Hidup

Dalam mengarungi bahtera rumah tangga, dinamika dan gelombang adalah keniscayaan. Seorang pengarung samudera, tidak hanya berharap menikmati indahnya lautan dan pantai tapi ia juga harus siap menghadapi terjangan ombak dan badai. Demikian juga dengan suami dan istri yang mengarungi bahtera rumah tangga.

Dalam situasi pandemi yang belum menunjukkan ujungnya, dampak bagi kehidupan rumah tangga begitu terasa. Di antaranya adalah dampak ekonomi. Jika suami dan istri tidak mampu mengelola emosi masing-masing, keributan dalam rumah tangga rentan terjadi.

Dalam kajian bulanan Soul bertajuk “Merasakan Peran Keluarga di Era Pandemi”, Dr. KHM. Luqman Hakim memberikan solusi. Menurutnya, masing-masing pasangan harus melihat pasangannya sebagai ayat Allah. Suami harus melihat isterinya sebagai ayat Allah, pun sebaliknya.

Hal ini sesuai dengan firman Allah dalam surat ar-Rûm ayat 21:

وَمِنْ ءَايَٰتِهِۦٓ أَنْ خَلَقَ لَكُم مِّنْ أَنفُسِكُمْ أَزْوَٰجًا لِّتَسْكُنُوٓا۟ إِلَيْهَا وَجَعَلَ بَيْنَكُم مَّوَدَّةً وَرَحْمَةً

Artinya: Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya adalah Dia menciptakan untukmu isteri-isteri dari jenismu sendiri supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan dijadikan-Nya di antaramu rasa kasih dan saying. [QS. ar-Rûm (30): 31]

Dengan demikian, apa pun masalah yang terjadi dalam rumah tangga, jika seorang suami dan istri mampu melihat pasangannya sebagai ayat Allah maka yang hadir justru ketenangan karena ada ayat Allah di sisinya.

Dalam kajian tersebut, Pengasuh Ma’had ‘Aly Raudhatul Muhibbin, Bogor, itu berpesan: “Penting. Sesekali, saat sang isteri sedang tidur, suami memandangnya dan berkata: ini adalah ayat Allah yang hidup.”Wallâhu a’lam (SoulKajian)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *