Tertimpa Musibah Besar, Tak Ada Yang Ta’ziyah

Alkisah Hâtim Al-‘Asham (w. 237 H) tertimpa dua mushibah. Musibah pertama adalah putrinya meninggal dunia. Beribu-ribu orang berkunjung (ta’ziyah) ke rumahnya sebagai ungkapan turut berbela sungkawa. Musibah kedua, ia tertinggal shalat jama’ah.

Hatim berkata: “Musibah dalam agama lebih dahsyat dari pada musibah duniawi. Putriku meninggal, lebih dari sepuluh ribu orang ber-ta’ziyah. Lalu, aku tertinggal shalat jama’ah, tak ada satu pun yang ta’ziyah kepadaku.” (Ahmad Rizal/SoulKajian)

Sumber: ‘Abdul ‘Azîz bin Muhammad bin Salmân, Irsyâd al-‘Ibâd li Isti’dâd Yaum al-Ma’âd

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *